BRIN, UNEJ, dan BPP Ajung Gelar FGD Optimalisasi Angkutan Pedesaan untuk Swasembada Pangan
2 June 2025
BRIN, UNEJ, dan BPP Ajung Gelar FGD Optimalisasi Angkutan Pedesaan untuk Swasembada Pangan Klompangan, Ajung – Pusat Riset Kesejahteraan, Sosial, Desa dan Konektivitas, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Universitas Jember (UNEJ) dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ajung, menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait optimalisasi kinerja angkutan pedesaan guna mendukung swasembada pangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 21 Mei 2025, pukul 09.00 WIB, bertempat di 2 lokasi yaitu Balai Desa Klompangan dan Balai Desa Ajung Kecamatan Ajung. Hadir dalam FGD ini antara lain Peneliti Senior BRIN, Kepala Desa Setempat, Penyuluh Pertanian, dan perwakilan Kelompok Tani (Poktan). Diskusi berlangsung lancar, dengan para petani berperan aktif menyampaikan berbagai pendapat dan saran. Masukan ini diharapkan menjadi rekomendasi berharga bagi BRIN untuk merumuskan kebijakan pertanian yang lebih tepat sasaran. Meskipun jarang menjadi sorotan, angkutan pedesaan ternyata memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan biaya usaha tani. Selain itu, kondisi jalan usaha tani juga krusial dalam mendukung mobilisasi alat mesin pertanian. Keluhan lain yang sering disampaikan petani adalah ketidakpastian harga panen, di mana biaya usaha tani terus meningkat namun harga jual produk pertanian belum menjamin keuntungan yang layak. Faktor-faktor ini disinyalir menjadi salah satu penyebab kurangnya minat generasi muda untuk berkarir di sektor pertanian. Mereka kerap menganggap sektor ini kurang bergengsi dan tidak menjanjikan secara finansial. Setelah sesi FGD, kegiatan dilanjutkan dengan wawancara personal bersama petani. Sesi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran lebih mendalam dan riil mengenai kondisi petani di lapangan.