GERAKAN PENGENDALIAN OPT PADA TANAMAN TEMBAKAU

22 July 2025

Tanaman Tembakau setiap tahun banyak dibudidayakan oleh petani di Kabupaten Jember. Hal ini menunjukkan bahwa petani sangat menggantungkan pendapatannya pada tanaman tersebut guna memperoleh pendapatan yang baik. Sedangkan harga tembakau di Tingkat petani setiap tahunnya mengalami fluktuasi yang salah satunya dipengaruhi oleh mutu dari daun tembakau itu sendiri. Jika mutu daun tembakau itu baik, maka nilai jualnya pun juga akan tinggi, sehingga tidak berlebihan jika petani menyebut daun tembakau ini sebagai daun emas.

Untuk memperoleh mutu yang baik selain factor teknis budidaya, juga diperlukan kondisi lingkungan yang mendukung. Cuaca salah satunya. Seperti diketahui bersama Tahun 2025 ini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi diwilayah Kabupaten Jember mengalami anomaly cuaca yaitu Kemarau Basah. Dimana disaat sudah memasuki musim kemarau, tetapi curah hujannya masih cukup tinggi. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi petani. Karena dengan kondisi tersebut salain menyebabkan kematian tanaman (jika hujan curah hujan tinggi) juga menyebabkan perkembangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menjadi lebih cepat dibandingkan kondisi normal.

Kondisi OPT ini harus dikendalikan agar mutu hasil tembakau yang dihasilkan nantinya tetap baik. Oleh karena itu melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Jember, pemerintah hadir, dengan mengadakan kegiatan Gerakan Pengendalian (GERDAL) OPT Tanaman Tembakau. Seperti halnya Kegiatan Gerdal ini dilaksanakan di Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Karangnyar Kecamatan Ambulu pada tanggal 16 Juli 2025.

Kegiatan yang dipandu langsung oleh POPT Kecamatan Ambulu Dan Penyuluh Pertanian Desa Karanganyar, juga dihadiri oleh anggota Komisi B DPRD Jember, Bapak Agus Khoironi, S.Si. Kegiatan Gerdal ini sifatnya hanya stimulant artinya jika nanti masih ada serangan OPT lanjutan, maka petani diharapkan melakukan pengendalian secara swadaya. Gerdal ini juga merupakan wahana belajar bagi petani tentang pengendalian OPT yang baik. Diharapkan dengan kegiatan ini petani menjadi lebih memahami Teknik pengendalian OPT, sehingga mutu hasil panennya tetap terjaga.