PELATIHAN DIGITAL FARMING KLASTER PANGAN TAHUN 2025
2 June 2025
PELATIHAN DIGITAL FARMING KLASTER PANGAN TAHUN 2025 Pertanian digital atau digital farming adalah penerapan teknologi digital dalam pertanian untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan. Digital farming saat ini sudah menjadi tuntutan sejalan dengan semakin berkembangnya teknologi dibidang pertanian. Beberapa contoh teknologi digital farming meliputi:
1. Precision farming: penggunaan sensor, GPS, dan drone untuk memantau kondisi tanaman dan tanah.
2. Sistem informasi pertanian: penggunaan aplikasi dan platform online untuk memantau dan mengelola kegiatan pertanian.
3. IoT (Internet of Things): penggunaan perangkat IoT untuk memantau kondisi lingkungan dan tanaman.
4. Analisis data: penggunaan data analytics untuk memprediksi hasil panen dan mengidentifikasi masalah.
Dengan kata lain digital farming dapat membantu petani meningkatkan hasil panen, mengurangi biaya, dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan kebutuhan tersebut, maka Bank Indonesia Jember bekerjasama dengan Universitas Jember dan Ansa School mengadakan pelatihan digital farming yang berlokasi di Kelompok Tani Suka Maju Terus Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu. Pelatihan ini dihadiri juga dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan Kabupaten Jember. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Tanggal 21 Mei 2021 dan dibuka oleh Ibu Niken Sih Wigati, Manajer Fungsi Pelaksana, Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusi dan Syariah Bank Indonesia Jember, ini berlangsung selama 1 hari. Pelatihan ini diikuti Sebagian beser oleh petani milenial, dimana peserta diberikan materi dan juga praktek digital farming langsung dilahan. Pasca pelatihan ini Ibu Niken menyampaikan aka nada pendampingan dalam kegiatan budidaya tanam padi menggunakan pendekatan digital farming mulai awal hingga panen. Dan berharap kegiatan ini akan menjadi pioneer untuk lebih mengenalkan digital farming kepada petani secara lebih luas lagi.