PERTEMUAN RUTIN GAPOKTAN DI DESA ANTIROGO, KECAMATAN SUMBERSARI

15 July 2025

Pertemuan rutin dilaksanakan di Desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari pada hari Sabtu, tanggal 12 Juli 2025. Pertemuan berlangsung di rumah Bapak Deni yang merupakan salah satu ketua kelompok tani di Desa Antirogo. Pertemuan dihadiri oleh 15 orang yang merupakan perwakilan dari setiap pengurus kelompok tani. Kegiatan pertemuan didampingi oleh Petugas Peyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) yaitu Ibu Laksmi Sutmawati S.P. dan empat mahasiswa magang dari Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember.

Kegiatan dimulai dengan doa bersama berupa bacaan surah yasin dan tahlil yang dipimpin oleh Bapak Anshori yang merupakan salah satu ketua kelompok tani Desa Antirogo. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Hasyim yang menjelaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah untuk mempererat hubungan silaturahmi dan diskusi mengenai permasalahan yang terjadi di lapangan. Hal ini bertujuan untuk membangun kerjasama yang baik antar petani dan memperoleh solusi dari permasalahan yang terjadi di lapangan.

Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah membahas mengenai penambahan wanita tani dan regenerasi kepengurusan gapoktan yang harus segera diganti karena faktor usia dan tidak aktif. Para pengurus diharapkan untuk segera melakukan pergantian pengurus guna memperlancar seluruh kegiatan kelompok tani. Pembahasan mengenai regenerasi harus segera dilakukan untuk menetapkan kepengurusan gapoktan Antirogo secara pasti. Selain itu, pertemuan ini juga membahas mengenai wilayah dari setiap kelompok tani. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menjelaskan bahwa pemetaan wilayah kelompok tani dari Pak Marzuki tidak sesuai dengan satelit dari PPL. PPL memberikan solusi dengan memperbarui pemetaan agar sesuai yang terjadi di lapangan.

Pertemuan Gapoktan Antirogo ditutup dengan doa bersama yang menandakan berakhirnya kegiatan pertemuan ini. Diskusi yang telah dilakukan antara petani, PPL, dan mahasiswa diharapkan dapat memberikan solusi pada permasalahan yang terjadi serta dapat meningkatkan pengetahuan pada petani. Pertemuan ini diharapkan selain sebagai forum dikusi antar poktan juga sebagai wadah memperkuat rasa kebersamaan dalam meningkatkan produktivitas pertanian terutama di Desa Antirogo.