SINKRONISASI PELAPORAN LUAS TAMBAH TANAM PADI DAN SERAP GABAH PETANI PENYULUH PERTANIAN DAN BABINSA KORAMIL 0824/09 TEMPUREJO

27 February 2025

Tanaman padi di areal kelompok tani di Kecamatan Tempurejo mulai memasuki panen. Setalah panen dilanjutkan dengan penanaman padi kembali khususnya diareal kelompok tani yang memiliki IP Padi 200 maupun 300. Kondisi ini perlu diantisipasi terkait pelaporannya, baik oleh penyuluh pertanian (PPL) maupun oleh Bintara Pembina Desa (BABINSA). Dimana saat ini sudah ada pambagian tugas pendampingan untuk pencapaian swasembada pangan, untuk TNI Angkatan Darat mendampingi tanaman padi dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) mendampingi tanaman jagung.
Untuk pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kecamatan Tempurejo, diperlukan kegiatan pemetaan areal bersama PPL dan BABINSA, sehingga diperoleh data yang valid. Oleh karena itu, target luas tambah tanam itu harus di breakdown sampai ditingkat kelompok tani. Untuk pelaporan LTT ini akan dilakukan secara harian sesuai kondisi yang ada diwilayah. Dalam pelaporan tersebut antara PPl dan BABINSA harus satu data.
Demikian juga dengan kegiatan Serap Gabah Petani (SERGAP) juga memelukan pendampingan dari PPL dan BABINSA. Dengan terbitnya Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras, juga perlu disosialisasikan ditingkat petani agar petani memperoleh harga sesuai HPP yang ditetapkan pemerintah. Dalam keputusan terbaru tersebut, rafraksi gabah ditiadakan dan hanya ada satu harga untuk gabah. Hal ini dilakukan semata mata untuk melindungi hak petani atas harga padi yang layak sesuai HPP yang sudah ditetapkan. Untuk itu bertempat di MAKORAMIL 0824/09 Tempurejo pada tanggal 26 Pebruari 2025 dilakukan pertemuan PPL dan BABINSA Se-Kecamatan Tempurejo guna melakukan sinkronisasi dalam pelaporan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Serap Gabah Petani (SERGAP). Dengan pertemuan ini diharapkan terjalin sinergitas PPL dan BABINSA guna mendukung pencapaian swasembada pangan.